Notification

×

Iklan

Iklan

Coldplay, Grup Musik Asal Inggris Yang Menggegerkan Indonesia

Jumat, 19 Mei 2023 | Mei 19, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-10T16:35:37Z
Coldplay, chris martin, Taputardotcom, viral, trending, terhangat, terkini
Coldplay - Sumber Wikipedia


Taputardotcom - Mendengar nama Coldplay, memang menjadi sesuatu yang menggetarkan banyak pecinta musik di berbagai negara di dunia. Grup musik asal Inggris ini selalu menjadi pembicaraan yang selalu hangat. 

Coldplay memiliki kepopuleran yang mendunia. Grup musik ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan grup musik lainya.

Menurut Chris Martin dalam wawancara jarak jauh dengan Najwa Shihab baru-baru ini menjelang konser Coldplay Jakarta, Ia mengatakan bahwa musik dan lagu-lagunya belum sempurna dan berharap bisa mencapainya satu saat nanti.


Siapa Itu Coldplay ?


Coldplay merupakan grup musik asal Inggris yang berdiri sejak tahun 1997. Mereka beranggotakan empat orang dengan satu pengarah kreatif. Mereka bertemu ketika masih kuliah di University College London (UCL) dan bermusik hingga tahun 1998.
Grup musik ini beranggotakan empat orang yang memiliki perannya masing-masing.

  • Chris Martin (Vokalis) 

coldplay
Chris Martin



Dengan nama lahir Christopher Anthony John Martin atau biasa disapa dengan Chris Martin adalah seorang penulis lagu, vokalis, pianis gitaris ritmis dan salah satu yang merintis band Coldplay. Ia lahir pada 02 Maret 1977 di Exeter, Devon, Inggris.

  • Johny Buckland (Gitaris)

Johny Buckland




Lahir pada 11 September 1977 di Islington, London, Inggris dengan nama lahir Jonathan Mark Buckland dikenal sebagai Johnny Buckland. Ia adalah musisi dan gitaris dari Inggris. Saat ini terkenal sebagai gitaris band Coldplay.

  • Guy Berryman (Bassist)

Guy Berryman




Merupakan seorang yang kidal namun saat memetik bass menggunakan tangan kanannya. Lahir dengan nama Guy Ruppert Berryman pada 12 April 1978 di Kirkcaldy, Skotlandia.
Ia adalah bassist dari grup band terkenal Coldplay dan Apparatjik. Tidak hanya sebagai bassist di grup band. Ia juga seorang penulis lagu, produser rekaman, fotografer dan penjual barang antik.

  • Will Champion (Drummer dan Perkusi)

Will Champion



Lahir pada 31 Juli 1978. Adalah musisi asal Inggris yang menjadi drummer di band Coldplay. Talenta bermain musiknya sejak kecil. Ia belajar bemain piano pada umur 8 tahun dan pada umur 12 tahun sudah mengenali dan bermain gitar, bass dan alat musik tiup seperti seruling. Sebelum masuk ke Coldplay, ia bergabung dengan band Fat Hamster.

Latar Belakang


Coldplay menandatangani kontrak dengan Parlophone pada tahun 1999. Album debutnya yang keluar tahun 2000 bernama Parachutes memuat single perdananya yaitu "Yellow" yang meraih penghargaan Brit untuk Album Britania Raya.

Album keduanya adalah A Rush of Blood to the Head pada tahun 2002 juga memenangi prestasi yang sama berisi single "Clocks" yang memenangkan Penghargaan Grammy untuk Rekaman Terbaik.
Album ketiga yang keluar tahun 2005 yaitu X&Y yang melengkapi "trilogi". 

Tahun 2008 keluar album keempat yaitu Viva la Vida or Dead dan All His Friends. Kedua-duanya masuk dalam nominasi di Penghargaan Grammy untuk Album Rock terbaik, dan akhirnya menang. Keduanya menjadi album dengan penjualan terbaik pada masing-masing tahun.

Viva la Vida dinominasikan sebagai Album Terbaik dan trek judulnya menjadi single pertama bagi grup musik Britania Raya yang terus menduduki posisi pertama di Britania Raya dan Amerika Serikat sepanjang abad ke-21.

Coldplay terkenal dengan penampilan panggungnya yang euforis dan menghanyutkan. Bahkan dianggap oleh salah satu majalah terkenal di Inggris NME sebagai sangat hidup dan paling masuk akal. 

Coldplay menjadi artis musik terlaris dengan penjualan album 100 juta album. Mereka disebut oleh Fuse sebagai grup musik keenam yang paling banyak mendapatkan penghargaan sepanjang sejarah. Juga menjadi band ketujuh yang sukses menyelenggarakan tur konser dengan pendapatan kotor terbesar.

Coldplay menjadi band paling berpengaruh pada abad ke-21. Rock and Roll Hall of Fame memasukan album A Rush of Blood to the Head sebagai "200 album Definitif" dan single "Yellow" sebagai "lagu Pembentuk Rock and Roll", sehingga merupakan salah satu rekaman tersukses dan penting dalam sejarah industri musik.

Selain popularitas yang dimiliki Coldplay, mereka juga mendapatkan reputasi ikon musik yang terpolarisasi.
×
Berita Terbaru Update