Notification

×

Iklan

Iklan

Siapakah Sandiaga Uno ?

Minggu, 14 Mei 2023 | Mei 14, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-10T16:37:52Z
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Taputardotcom, viral, trending, terhangat, terkini
Foto : Sandiaga Uno ( Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif )


Taputardotcom - Tokoh Publik yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia bahkan di dunia. Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA., M.B.A atau yang biasa dikenal dengan Sandiaga Uno adalah seorang Pebisnis atau wirausahawan serta politisi yang sangat terkenal.


Sandiaga Uno lahir pada tanggal 28 Juni 1969 di Rumbai, Pekanbaru, Riau. Ia merupakan anak dari Razif Halik Uno yang akrab disapa Henk Uno dan ibunya bernama Mien Rachman Uno yang juga merupakan seorang tokoh Indonesia di bidang pendidikan dan pakar di bidang etiket.



Namanya mulai dikenal dan sering dibicarakan di masyarakat terutama media Indonesia bahkan media Internasional ketika ia masuk dalam dunia Politik tahun 2017 silam mendampingi Anies Rasyid Baswedan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.


Namun dalam pertengahan masa jabatannya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, ia mengundurkan diri dan mencalonkan diri sebagai wakil presiden dan maju dalam Pemilu presiden 2019.


Asal Usul Sandiaga Uno


Sandiaga Uno berdarah Gorontalo. Ia merupakan keturunan dari seorang pemimpin kecamatan di era Hindia Belanda, yakni Marsaoleh atau biasa disebut sebagai camat di Kwandang dengan nama Alexander Uno atau Sander. Alexander Uno membangun jalan yang menghubungkan Kwandang dan Limboto pada awal abad ke-20.


Salah satu leluhur dari Sandiaga Uno dijuluki "Ta Lo Kabulu" yang memiliki arti seseorang yang hajatnya selalu dikabulkan, yakni Hulupango Moputi atau mertua Alexander atau Sander.


Nenek Sandiaga Uno yakni Intan Ruaida Monoarfa dari ayahnya ialah putri dari Rais Monoarfa, ia adalah seorang kepala distrik atau dsebut juga dengan Jogugu. Leluhur dari nenek Sandiaga yang memiliki marga Monoarfa adalah keturunan bangsawan, dimana leluhurnya menjadi raja-raja di Kesultanan Gorontalo.


Sandiaga Uno juga berdarah Jawa dari silsila ibunya, yakni dari Demak, Jawa Tengah. Ia merupakan keponakan dari Arief Rachman, yaitu salah satu tokoh pendidikan nasional.


Perjalanan Bisnis Sandiaga Uno


Sandiaga Uno merupakan salah satu tokoh inspirasi bagi banyak orang dalam dunia usaha. Ia memulai usahanya setelah perusahaan tempatnya bekerja bangkrut, kemudian menjadi pengangguran.


Karena semangat dan kegigihannya ia bangkit dari nol dan mulai masuk dalam dunia usaha menjadi seorang pengusaha, dan itulah awal karirnya. Ia mendirikan perusahaan pertama bersama rekannya, yakni perusahaan yang bergerak di bidang keuangan bernama PT. Saratoga Advisor

Usaha tersebut terbukti sukses sehingga berhasil mengambil alih beberapa perusahaan lain. sehingga pada tahun 2009, ia tercatat sebagai orang terkaya ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes.


Hingga tahun 2011, ia menduduki peringkat ke-37 orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 660 juta versi majalah Forbes.

Mengawali karier sebagai karyawan Bank Summa pada tahun 1990, lulusan Wichita State University Amerika Serikat dengan predikat Summa Cum Laude ini berguru dengan konglomerat William Soeryadjaya yakni pemilik Bank Summa.


Ia kemudian mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas George Washington, Amerika Serikat dan lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00.


Sandiaga Uno kemudian bergabung sebagai manajer investasi di Seapower Asia Investment Limited di Singapura pada tahun 1993. Pada tahun 1994 Sandiaga pindah ke MP Holding Limited Group. Tahun 1995 ia pindah ke NTI Resources Ltd. dengan penghasilan per bulan sebesar 8.000 dollar AS.


Namun pada tahun 1997 ketika krisis moneter, menyebabkan perusahaan tempat ia bekerja bangkrut. Ia tidak bisa meneruskan pekerjaannya di perusahaan tersebut dan pulang ke Indonesia dengan status pengangguran. Ia mencoba melamar pekerjaan di berbagai perusahaan, namun lamarannya selalu ditolak. Kemudian pada akhirnya Sandiaga Uno mencoba untuk membuka usaha konsultan keuangan.


Pada tahun 1997, ia mendirikan Perusahaan Penasihat Keuangan bersama Rosan Perkasa Roeslani, yakni teman SMA-nya. Salah satu mentor bisnisnya pada saat itu adalah William Soeryadjaya dan kemudian satu setengah tahun kemudian ia bertemu dengan pendiri PT. Astra Internasional yaitu putra dari William Soeryadjaya, ia adalah Edwin Soeryadjaya.


Sandiaga dan Edwin kemudian mendirikan perusahaan investasi bernama PT. Saratoga Investama Sedaya, dengan bidang usaha meliputi pertambangan, telekomunikasi dan produk kehutanan. Dan akhirnya bisnis tersebut sukses karena Sandiaga memiliki koneksi yang baik dengan perusahaan dan lembaga keuangan dalam dan luar negeri.


Sandi kemudian menjadi ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada tahun 2005-2008. Selama ia memimpin, jumlah pengusaha yang tergabung di HIPMI meningkat menjadi 35.000 pengusaha dari sebelumnya 25.000 pengusaha. Ia menjadi Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sejak tahun 2004.


Pada Tahun 2007, ia dinobatkan menjadi salah satu orang tekaya ke-122 di Indonesia, dengan kekayaan mencapai 80 juta dollar AS versi majalah Asia Globe. Tahun 2008 ia menjadi orang terkaya ke-63 di Indonesia dengan total aset mencapai 245 juta dollar AS. Majalah Forbes kembali merilis 40 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2009, dan Sandiaga Uno masuk dalam urutan ke-29 dengan kekayaan US$ 400 juta.


Karir Sandiaga Uno Dalam Politik


Dalam dunia politik, karir Sandiaga Uno juga sangat cemerlang. Pernah menjabat sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Partai Gerindra. Darah politik Sandiaga mengalir melalui Abdul Uno, yakni kakeknya yang pernah mendirikan partai politik di Gorontalo bernama Gerakan Kebangsaan Indonesia (Gerkindo).


Sandi mengaku ia menghabiskan dana sekitar Rp. 1 triliun selama berkarir di dunia politik. Dana sebesar Rp. 300 miliar habis Dalam Pilkada DKI tahun 2017, ketika berpasangan dengan Anies Rasyid Baswedan. Sementara Pilpres 2019, ia mengeluarkan biaya sebesar Rp. 600 miliar saat menjadi pasangan Prabowo Subianto.


Sebagai Kader Partai Gerindra


Sandiaga Uno berkiprah di dunia politik sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), partai politik besutan Prabowo Subianto. Dan inilah awal dari perjalanan karir politik Sandi.


Sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta


Setelah melalui diskusi yang panjang, akhirnya Sandi bersedia menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan, yang pada awalnya Partai Gerindra dan Partai PKS diusung menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta.


Sandiaga diketahui jauh sebelum pilkada DKI Jakarta sejak pertengahan 2015 sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga pada Agustus 2016 tujuh partai politik sepakat untuk membentuk Koalisi Kekeluargaan untuk memilih pemimpin yang lebih baik dari petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).


Sebagai Calon Wakil Presiden Indonesia - Pilpres 2019


Sandiaga Uno akhirnya mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan maju sebagai Calon Wakil Presiden nomor urut 2 pada Pilpres 2019 berpasangan dengan Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto pada pemilu 2019.


Namun hasil pemilihan umum 2019 selesai dan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mengumumkan pada hari Selasa, 21 Mei 2019 dengan kemenangan berpihak kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 55,50%. Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan perolehan suara 44,50%.


Sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif


Pada saat reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Tanggal 22 Desember 2020 sore, Sandiaga Uno diumumkan menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama. Kemudian Ia dilantik pada tanggal 23 Desember 2020.


×
Berita Terbaru Update