Notification

×

Iklan

Iklan

Waspada Kejahatan Siber Menggunakan APK, Tips Agar Terhindar Dari Peretasan

Jumat, 09 Juni 2023 | Juni 09, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-08-09T12:06:13Z
Waspada Kejahatan Siber Menggunakan APK, Tips Agar Terhindar Dari Peretasan, taputardotcom, viral, trending, kejahatan siber di indonesia, kejahatan siber perbankan
Kejahatan Siber, gambar pixabay | Taputardotcom


Taputardotcom - Akhir-akhir ini marak terjadi kejahatan siber menggunakan ekstensi APK yang dikirim melalui pesan SMS, whatsapp dan melalui iklan-iklan yang sudah disusupkan link untuk mendownload file Android Package (Apk).


Informasi yang beredar dan masih menjadi berita hangat saat ini terkait cara peretasan yang dikemas melalui aplikasi android berbasis apk ini sedang ramai jadi perbincangan.


Perkembangan teknologi yang makin pesat memang menjadi tantangan tersendiri soal keamanan data pribadi pada perangkat elektronik atau gadget dan aplikasi yang digunakan.


Karena pelaku kejahatan siber juga terus mencari cara yang bisa menembus pengamanan perangkat maupun aplikasi yang digunakan untuk mencuri data pribadi.


Informasi yang saat ini ramai dibicarakan adalah penipuan yang dilakukan oleh pelaku kejahatan siber melalui file ekstensi APK yang dikirim dengan berbagai modus melalui pesan whatsapp.


Pelaku mengirimkan file apk dengan informasi yang menipu penerima pesan untuk mengunduh dan memasang file apk berisi malware yang bisa mencuri data pribadi dan akhirnya mencuri uang korban.


Pengguna gadget dan internet merupakan target empuk, dimana internet menjadi media penyebaran informasi dan transaksi elektronik yang sulit dibendung.


Salah satu perusahaan keamanan siber  ITSEC Asia, menjelaskan bahwa modus  yang sering digunakan oleh peretas atau hacker adalah seperti phishing dan sniffing.


Menjadi informasi untuk diketahui, Sniffing adalah pemantauan dan peretasan data-data sensitif seperti kredensial , PIN dan Password pengguna saat berselancar di internet.


Sedangkan Phishing dilakukan melalui link website yang disamarkan atau dipalsukan dan terlihat seperti asli sehingga tidak mudah dicurigai target. Pada saat pengguna internet memasukan data kredensial login atau informasi sensitif ke situs tersebut akan langsung terekam.


Sniffing yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu menggunakan beberapa jenis file apk yang beragam, diantaranya undangan pernikahan, informasi perbankan, pengecekan resi paket, cek data BPJS dan lain-lain.


Akibat dari kejahatan Sniffing menggunakan file apk ini menurut data Divisi Humas Polri, kerugian mencapai 12 Miliar dari 483 korban.


Sehingga berdasarkan kasus yang sudah terjadi, sebaiknya pengguna smartphone atau gadget lebih waspada saat membuka link yang dikirim melalui pesan instan whatsapp atau email jika tidak mengenalinya.


Mengenal Apa Itu Apk (Android Package)


Perlu diketahui, APK adalah file ekstensi pada sistem operasi Android google. Pada Sistem Operasi iOS Apple memiliki ekstensi file bernama .IPA. Keduanya merupakan software untuk menjalankan sebuah aplikasi pada masing-masing sistem operasi.


Yang paling berbahaya dari kedua file ekstensi tersebut, baik .APK maupun .IPA adalah bisa dimodifikasi untuk ditanamkan malware atau virus untuk meretas sebuah perangkat elektronik.


5 Tips Agar Terhindar Dari Peretasan Menggunakan Ekstensi APK


Sebenarnya tidak sulit untuk terhindar dari bahaya peretasan yang menggunakan ekstensi APK seperti yang pernah terjadi. Pengguna internet seharusnya lebih waspada untuk membuka link pada browser atau pada isi email dan chat whatsapp. Agar terhindar dari Peretasan, lakukan beberapa tips berikut : 


1. Jangan Mengunduh APK Yang Tidak Dikenal


Tidak asal mengunduh file aplikasi yang diterima melalui pesan whatsapp atau email, karena file APK tersebut bisa saja sudah berisi malware yang bisa meretas data pribadi.


2. Unduh Aplikasi Dari Toko Aplikasi Resmi


Sebaiknya mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi seperti Google Playstore dan Apple store untuk iOS. Melihat rating dan ulasan apikasi yangbakan di download, jika rating dan ulasan aplikasi mencurigakan sebaiknya jangan mengunduh aplikasi tersebut.


3. Tidak Menggunakan Internet Publik


Menggunakan jaringan internet yang aman saat berselancar. Menggunakan internet publik seperti wifi dan internet gratis lain di tempat umum sangat tidak aman bagi perangkat dan data pribadi.


4. Aktifkan Pengamanan Tambahan (2FA)


Sebaiknya menggunakan aplikasi yang memiliki fitur pengamanan dua langkah atau 2FA, seperti pada email dan aplikasi yang terhubung dengan akun email tersebut.


5. Selalu Perbaharui Sistem Operasi dan Aplikasi


Melakukan update sistem operasi dan aplikasi terbaru pada perangkat agar terhindar dari peretasan. Sebaiknya uninstall aplikasi yang tidak lagi digunakan karena kode aplikasi yang sudah usang akan dimanfaatkan oleh peretas.


Itulah Informasi dan tips agar terhindar dari kejahatan siber terutama Phishing dan Sniffing yang seringkali terjadi, serta menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih berhati-hati menggunakan internet dan gadget.

×
Berita Terbaru Update