Notification

×

Iklan

Iklan

577 Kendaraan dan 74 Bangunan Dibakar Dalam Lima Hari Kerusuhan Besar Di Prancis

Senin, 03 Juli 2023 | Juli 03, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-10T16:18:36Z
577 Kendaraan dan 74 Bangunan Dibakar Dalam Lima Hari Kerusuhan Besar Di Prancis, Prancis terkini, kerusuhan prancis, protes di prancis, polisi prancis, islam prancis, prancis terbakar, emmanuel macron
Kerusuhan Prancis, sumber: Antara | Taputardotcom


Taputardotcom - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan maksimal untuk memulihkan situasi di Prancis. Prancis dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan sejak lima hari terjadi kerusuhan besar.

Prancis saat ini berada dalam situasi yang sangat mencekam selama lima hari berturut-turut karena mengalami kerusuhan yang dipicu pembunuhan seorang anak remaja oleh polisi.

Emmanuel Macron mengadakan pertemuan pada hari Minggu (2/7/2023) yang dihadiri oleh Perdana Mentri Elisabeth Borne, Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin, dan beberapa menteri lainnya di Istana Elysee guna membahas situasi yang sedang terjadi di Prancis.

Macron meminta kepada para menteri saat pertemuan tersebut untuk terus melakukan segala cara untuk memulihkan situasi dan tercipta ketenangan.

Dia mengharapkan terjadinya penyelidikan secara menyeluruh untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait situasi yang saat ini terjadi di Prancis.

Rencananya pada Senin (3/07/2023) Emmanuel Macron akan bertemu dengan Presiden Majelis Nasional Prancis Yael Braun-Pivet dan Presiden Senat Gerard Larcher, dan akan dilanjutkan pertemuan dengan 220 wali kota yang terdampak kerusuhan di istana Elysee pada Selasa (4/7/2023).

Sementara di kota Marseille, otoritas penegak hukum mengerahkan kendaraan lapis baja untuk menjaga kemungkinan protes baru yang akan dilakukan.

Di kota Lyon, unit polisi khusus terus berjaga menyusul kerusuhan malam yang menegangkan. Dalam sebuah video yang beredar memperlihatkan kelompok sayap kanan berbaris dan meneriakan "Prancis milik Prancis" di kota tersebut.

Diketahui protes yang terjadi bermula dari pembunuhan seorang remaja bernama Nahel M yang berusia 17 tahun keturunan Aljazair oleh polisi terus mengguncang Prancis.

Seorang petugas polisi menembak Nehel dari jarak dekat pada pekan lalu saat pemeriksaan lalu lintas di Nanterre, pinggiran kota Paris setelah mengabaikan perintah petugas untuk berhenti saat pemeriksaan.

Memasuki hari kelima kerusuhan, data kementrian dalam negeri Prancis mencatat jumlah kendaraan yang dibakar sebanyak 577 buah dan 74 bangunan juga dibakar serta 871 kebakaran di jalan-jalan umum.
×
Berita Terbaru Update